A.W SURVEY



Tips & Trik Mempercantik Blog

readbud

readbud - get paid to read and rate articles

Socint.com

Selasa, 30 November 2010

FOREX

FOREX

Senin, 29 November 2010

Tips Membeli Laptop Bekas

Anda ingin beli laptop tapi budget terbatas. Mungkin tidak usah beli yang baru karena banyak laptop second atau bekas. Untuk membeli laptop bekas berikut adalah tips tips yang anda harus perhatikan:
  1. USAHAKAN BELI DI TOKO. Jika anda membeli langsung dari pemilik laptop, usahakan kamu kenal orang itu. Jadi kalo ada apa-apa sama laptopnya kamu bisa langsung minta uang kembali. bisasanya ada masalah pada sistem ketika ada yang menggunakan password. Anda harus pastikan semua informasi yang diberi password sudah anda miliki.
  2. TETAPKAN DANA SESUAI KEMAMPUAN ANDA. Harga laptop bekas bervariasi, mulai dari 3-5 jutaan, tergantung kondisi fisik laptop.
  3. PERIKSA KONDISI BATERAI. Ketika membeli, usahakanuntuk meminta laptop di turn on dulu. tunggu berapa lama baterainya bisa bertahan. kalo lebih dari satu jam berarti baterai masih dalam keadaan bagus. sebaliknya kalo kurang dari satu jam, lebih baik kamu tawar lagi lebih murah.
  4. PERIKSA KELENGKAPAN LAPTOP. Seperti Charger, cd/dvd drive, buku manual. usahakansemua masih lengkap. kalo kurang, sebaiknya tidak usah di beli, karena bisa merepotkan.
  5. PERHATIKAN SPESIFIKASI. Hal ini bisa kita lihat, misal, dari jenis prosesor yang dipake, kapasitas memori, hingga jenis kartu grafis. Jika laptop sudah mencantumkan logo Intel centrino, berarti laptop memungkin kan untuk mengakses data secara wireless.
  6. MINTA GARANSI. Biasanya, laptop bekas ada garansi dari toko sekitar satu bulan.
  7. LIHAT ISI SISTEM. Apakah masih berjalan dengan baik atau banyak error. kalo ternyata sistem operasinya bermasalah, instal ulang di toko bersangkutan aja.
Nah itulah tips-tips Bagi anda yang mau beli laptop bekas. Semoga bermanfaat

Sabtu, 27 November 2010

Jumat, 26 November 2010

TRANSFORMER: Revenge of the Fallen

Transformers: Revenge of the Fallen merupakan sebuah film fiksi ilmiah yang akan dirilis pada tahun 2009 nanti. Film ini merupakan film sekuel dari Transformers Movie 2007. Sebelumnya sempat santer diberitakan bahwa judul film ini adalah Transformers: The Reign of Starscream. Film ini rencananya akan dirilis di Amerika Serikat pada tanggal 26 Juni 2009. Ini merupakan film Transformers kedua yang disutradarai oleh Michael Bay.
SYNOPSIS:
Sebenarnya pasukan robot telah hadir di Bumi jauh sebelum Allspark datang. Bahkan sudah terjadi peperangan hebat di Bumi antara Prime bersaudara dengan manusia purba sejak 17.000 tahun sebelum masehi.
Kemudian, cerita melompat ke masa kini di saat Autobot telah diterima kehadirannya oleh Militer Amerika, namun masih dirahasiakan dari masyarakat umum. Bersama-sama, antara militer dan Autobot mereka membentuk unit rahasia ( disebut NEST) dengan tujuan utama adalah untuk menghentikan dan memburu Decepticon di seluruh dunia. Di Shanghai - China, dengan menyamar sebagai kebocoran gas, pemerintah China mengosongkan kota Shanghai sehingga gabungan pasukan Manusia dan Autobot dapat berperang melawan Decepticon. Di sinilah kembali terlihat aksi kejar-kejaran, pertempuran, dan tembak-tembakan. Dan akhirnya pasukan Decepticon dapat dikalahkan. Namun, sebelum musnah, salah satu Decepticon mengatakan “Tha Fallen Shall Rise Again”
Di sisi lain, kehidupan dari Sam Witwicky yang akan melanjutkan kehidupannya di bangku kuliah. Di sela-sela kesibukan dia berkemas-kemas, tanpa sengaja Sam menjatuhkan dan menyentuh potongan All Sparks yang disimpan dari pertempuran sebelumnya (Transformers 1). Di sinilah terjadi perpindahan pengetahuan, dari All Sparks ke otak Sam. Sebuah kecelakaan kecil juga terjadi begitu potongan tersebut terjatuh dan menyebabkan semua peralatan dapur di rumah Sam menjadi robot serta menyerang mereka sekeluarga. Untung akhirnya ada BumbleBee yang menyelamatkan, walaupun menyebabkan kerusakan parah di rumah mereka. Sam akhirnya meninggalkan Bumblebee. Termasuk meninggalkan Mikaela yang menjadi pacarnya harus tetap tinggal di kota tersebut melanjutkan bengkel ayahnya yang masih dipenjara.
Autobot dan pasukan Militer yang memperoleh penentangan dari Penasehat Militer Amerika terhadap kehadiran Autobot. Dia beralasan bahwa serangan Decepticon yang semakin gencar di seluruh dunia disebabkan oleh kehadiran Optimus Prime dan kawan-kawannya sehingga untuk menghentikan serangan tersebut, maka Optimus harus meninggalkan bumi. Namun, tanpa mereka sadari, sebuah robot Decepticon melakukan penyadapan terhadap satelit militer dan berhasil memperoleh informasi mengenai lokasi poongan allspark lain yang disimpan oleh Militer dan lokasi Megatron dikuburkan.
Saat itu, Decepticon melaksanakan misi untuk merebut potongan All Spark dan menghidupkan kembali Megatron. Megatron yang setelah dihidupkan segera meluncur ke markas Decepticon menemui Starscream yang mengambil alih pimpinan sejak Megatron mati serta menemui Fallen, salah satu Decepticon tertua dan merupakan saudara dari Optimus Prime dan merupakan pimpinan tertinggi Decepticon. Di sinilah Megatron memperoleh informasi, bahwa kalaupun Cube telah dihancurkan, namun pengetahuan dari cube tersebut telah berpindah ke otak Sam, utamanya pengetahuan tentang sumber tenaga Energon yang mampu menghancurkan matahari.
Di sisi lain, Optimus Prime menemui Sam dan meminta agar Sam dapat membantu Optimus Prime berbicara dengan pimpinan manusia, namun, permintaan Optimus ini ditolak oleh Sam yang menyatakan tidak ingin terlibat lagi dengan pertempuran apapun dan ingin menikmati kehidupan sebagai manusia normal. Optimus akhirnya beralih dan pergi namun mengingatkan bahwa Sam tidak akan bisa menghindari takdirnya.
Tanpa Sam sadari, dia sekarang menjadi target utama Decepticon, termasuk pendekatan yang dilakukan oleh sebuah robot yang mampu berubah menjadi wanita cantik. Saat Sam sedang digoda dan hampir terbunuh, datanglah Mikaela yang membantu Sam. Decepticon itu mengejar Sam dan Mikaela. Tak sengaja teman kuliah Sam,Leo, ikut dalam pertempuran ini. Merekapun dibawa menghadap Megatron. Megatron pun mencoba mengoperasi otak Sam. Saat Sam dalam kondisi terdesak, datanglah Optimus Prime dan Bumblebee.Optimus membawa Sam pergi dan Megatron ikut mengejarnya dan mereka bertarung di sebuah hutan.Megatron yang terdesak memanggil Decepticon lain termasuk Starscream.Dan keadaan pun berbalik.Prime yang terjatuh bangkit kembali dan mengalahkan satu persatu Decepticon.Namun saat berhasil mengalahkan yang terakhir,Prime ditusuk dari belakang oleh Megatron.Tubuh Prime meledak dan ia pun tewas.Autobot yang lain pun datang dan bertarung dengan Decepticon,sementara Bumblebee membawa Sam dan kedua temannya kabur.
Saat itulah Sam sadar, bahwa dalam otaknya ada informasi amat penting yang mampu menghancurkan dunia dengan mengaktifkan mesin Energon, penghancur matahari, dan benda yang disebut Matrix of Leadership yang merupakan kunci dari Energon serta kunci untuk menghidupkan kembali Optimus Prime. Decepticon datang ke bumi dengan dipimpin oleh Fallen,dan dengan memanfaatan Satelit,The Fallen mengadakan siaran langsung ke seluruh daerah di Bumi,mereka menyatakan akan menghancurkan Bumi jika tidak menyerahkan Sam.Akibatnya Sam menjadi buronan paling dicari.Saat Sam bertanya pada 2 robot Autobot, mereka tidak tahu tentang kode yang ada di otak Sam. Mereka mengatakan kalau hanya Autobot Generasi tua yang tahu tentang kode itu. Leo mengusulkan untuk bertemu dengan "Robo Warrior" orang yang mengetahui banyak kode dan alien. Ternyata setelah menemui Robo Warrior itu adalah Simmon, mantan anggota S7,yang telah dibubarkan setelah Megatron tewas. Simmon ternyata mempunyai banyak data yang menyatakan bahwa Autobot maupun Decepticon telah datang sejak puluhan ribu tahun yang lalu. Tapi mereka tetap tak tahu dimana mencari Robot yang mampu menerjemahkan kode di otak Sam. Mikaela yang membawa salah satu robot Decepticonpun akhirnya menyusruh robot itu untuk memberitahu lokasinya. Teryata disebuah museum milik angkatan udara Amerika terdapat robot tua itu. Dengan potongan All Sprak mereka menghidupkan robot Decepticon yang bernama Jetfire itu. Dengan berbagai perdebatan, robot itu dengan teleportase mengantarkan mereka didaerah mesir. Dengan petunjuk yang sedikit, mereka mencari dimana matrix berada.
Akhirnya matrix itu telah ditemukan. Tetapi tiba-tiba berubah menjadi abu. Tapi Sam tetap percaya bahwa matrix itu akan bekerja menghidupkan Optimus Prime. Pasukan marinir yang membawa jasad Optimus dan pasukan Autobot yang tersisa segera menuju ke Mesir untuk membantu Sam. Mengetahui hal tersebut, pasukan Decepticon dengan kekuatan penuh juga menyerang dan mencoba menghentikan Sam menghidupkan Optimus Prime. Saat itulah Sam yang terlibat dalam pertempuran terkena ledakan. Sam yang tidak bernafas lagi, di dalam mimpinya bertemu dengan Prime Bersaudara, mereka mengucapkan terima kasih dan menyuruh Sam memenuhi takdirnya. Tak disangka, matrix yang sebelumnya menjadi abu kembali ke bentuk semula. Optimus pun coba di bangkitkan, namun Fallen datang dan merebut matrix dari tubuh Optimus. Optimus yang masih mempunyai sedikit tenaga tak bisa melakukan apa-apa. Sedangkan Fallen mulai mengaktifkan mesin Energon. Saat inilah Robot tua yang membantu Sam,membantu Optimus dengan memberikan spark miliknya.Tubuh Optimus dan Jetfire pun menyatu,dan berubah menjadi bentuk Jetprime.Dengan cepat Optimus terbang menuju Piramid yang terdapat senjata itu dan menembaknya.Optimus dan Fallen pun terjatuh ke sebuah reruntuhan kuil.Megatron mengikuti Optimus dan bertarung dengannya.Megatron kalah dan tangannya hancur.Optimus kembali bertarung dengan Fallen.Dengan cepat Optimus bisa mengalahkan Fallen dan mengahancurkan wajahnya dan berkata "I rise,You Fall".Tetapi Megatron dan Starscream kabur.Dan Sam pun melanjutkan kuliahnya lagi.

Kamis, 25 November 2010

HARRY POTTER and the deathly hallows

SYNOPSIS

Meninggalkan rumah Dursley

Harry Potter memasuki umur 17 tahun di mana ia mencapai umur kedewasaan secara dunia sihir. Sebelum berumur 17 tahun, Harry masih terlindung dari Voldemort selama ia tinggal di rumah keluarga Dursley yang memiliki pertalian darah dengannya. Dengan memasuki umur kedewasaannya, mantera itu akan terangkat dengan sendirinya dan mengharuskan Harry untuk melindungi dirinya sendiri.
Atas informasi dari Severus Snape, Lord Voldemort dan para pengikutnya mengetahui informasi mengenai akan terangkatnya mantera perlindungan ini dan berencana untuk menyergap Harry ketika ia akan meninggalkan rumah keluarga Dursley. Voldemort juga sedang mencari tongkat sihir baru yang dapat mengatasi tongkat sihir Harry. Sesaat sebelum mantera perlindungan Harry berakhir, keluarga Dursley diamankan ke tempat yang dirahasiakan, dan beberapa anggota Orde Phoenix tiba untuk mengawal Harry ke tempat yang aman. Enam orang menyamar sebagai Harry, tapi Harry yang asli ketahuan dalam perjalanan dan diserang oleh Voldemort dan para Pelahap Mautnya. Harry berhasil melarikan diri ke rumah keluarga Weasley, the Burrow, tapi Hedwig dan Mad-Eye Moody terbunuh dalam pertempuran.
Beberapa hari kemudian, Menteri Sihir Rufus Scrimgeour tiba di kediaman Weasley dan memberikan warisan Dumbledore untuk mereka: Deluminator untuk Ron (alat seperti korek api yang dapat memadamkan/menyalakan cahaya); buku cerita anak-anak penyihir untuk Hermione; dan untuk Harry, pedang Godric Gryffindor dan Snitch pertama yang ditangkap Harry dalam pertandingan Quidditch pertamanya. Namun demikian, pedang Gryffindor ditahan oleh Menteri Sihir, karena kementerian berpendapat bahwa pedang tersebut bukanlah milik Dumbledore. Belakangan, dari Snitch itu muncul sebuah petunjuk yang ditulis oleh Dumbledore: "Aku membuka pada penutup" (bahasa Inggris: "I open at the close"). Walaupun ketiganya belum dapat mengetahui mengapa Dumbledore meninggalkan masing-masing mereka benda-benda tersebut, mereka mempercayai bahwa benda-benda itu dimaksudkan entah bagaimana untuk membantu mereka menemukan [horcrux]-horcrux Voldemort.

Pencarian Horcrux

Dalam resepsi pernikahan Bill Weasley dan Fleur Delacour, Patronus dari Kingsley Shacklebolt muncul dengan peringatan bahwa Kementerian Sihir telah jatuh dan para Pelahap Maut sedang mendatangi mereka. Harry, Ron, dan Hermione melarikan diri dengan berdisapparate, dan akhirnya berlindung di markas besar Orde Phoenix yang telah ditinggalkan di Grimmauld Place nomor dua belas, rumah yang diwarisi Harry dari Sirius Black. Di rumah ini, Harry mendapati bahwa ternyata adik Sirius, Regulus yang tewas oleh Voldemort, memiliki nama Regulus Arcturus Black yang berinisial sama dengan "R.A.B." yakni orang yang mengambil Horcrux liontin Salazar Slytherin dari gua pinggir laut yang tersembunyi.[HP6] Hermione teringat pernah melihat sebuah liontin di antara barang-barang milik Kreacher, peri rumah di tempat itu. Kreacher merujuk Mundungus Fletcher yang mengakui telah mencuri liontin itu dari si peri rumah dan menggunakannya untuk menyogok Dolores Umbridge. Yakin bahwa liontin itu salah satu Horcrux yang sedang mereka cari, ketiganya memasuki Kementerian Sihir menggunakan samaran Ramuan Polijus. Mereka berhasil mengambil liontin itu dari leher Umbridge tanpa disadarinya, tapi tempat persembunyian mereka di Grimmauld Place berhasil diketahui musuh.
Ketiga sahabat itu melarikan diri. Mereka tidak berhasil membuka apalagi menghancurkan liontin itu, dan bergantian memakai liontin itu untuk menjaganya. Mereka juga berhasil mengetahui bahwa pedang "warisan Dumbledore" yang ditahan oleh kementerian sebenarnya adalah pedang tiruan; dan bahwa pedang Gryffindor yang aslilah yang dapat menghancurkan Horcrux-Horcrux itu. Harry hendak mencari pedang itu, tapi Ron, yang khawatir akan keamanan keluarga dan kecewa karena ternyata Harry tidak memiliki rencana apa pun dari Dumbledore, meninggalkan Harry dan Hermione. Keduanya kemudian pergi ke Godric's Hollow untuk mencari pedang itu. Di sana, mereka disergap oleh Voldemort dan Nagini. Ketika mereka berhasil melarikan diri, Hermione tanpa sengaja mematahkan tongkat sihir Harry.
Di Hutan Dean, Harry melihat sebuah Patronus berbentuk Rusa betina di dekat tempat mereka berkemah. Patronus itu membawanya ke sebuah kolam es berisikan pedang Gryffindor. Ketika Harry berusaha untuk menyelam ke dalam kolam es untuk mengambil pedang tersebut, Horcrux liontin yang dikenakannya tiba-tiba mengetat dan berusaha mencekik lehernya. Ron, yang menggunakan Deluminator untuk mencari Harry dan Hermione, tiba dan berhasil menyelamatkan Harry dari tenggelam di kolam itu, mengambil pedang, dan kemudian berhasil menghancurkan liontin itu. Ron memperingatkan Harry dan Hermione bahwa nama Voldemort sekarang telah menjadi dimanterai Tabu - sehingga orang yang berani menyebut nama itu akan menyebabkan tempatnya bersembunyi akan tersingkap..

Relikui Kematian

Simbol Relikui Kematian (the Deathly Halows)
Ketiga sahabat pergi mengunjungi Xenophilius Lovegood, ayah Luna, untuk menanyakan mengenai simbol yang pernah mereka lihat dari tato Xenophilius dan simbol yang sama dengan simbol yang ada di buku anak-anak milik Hermione. Lovegood menyatakan bahwa simbol itu adalah simbol dari Relikui Kematian (the Deathly Hallows), tiga benda legendaris yang dapat menaklukkan kematian: Tongkat sihir Elder (Elder Wand), Batu Kebangkitan (Sorcerer Stone), dan Jubah Gaib. Ketika ditekan mengenai keberadaan Luna, Lovegood mengakui bahwa para Pelahap Maut telah menculik putrinya; dan bahwa ia juga telah memberitahu Kementerian Sihir (yang telah dikontrol oleh para Pelahap Maut) mengenai keberadaan ketiganya; namun mereka berhasil melarikan diri.
Beberapa pemburu harta karun menangkap ketiganya di perkemahan mereka setelah Harry secara ceroboh menyebut nama Voldemort. Mereka dipenjarakan di rumah keluarga Malfoy, bersama-sama dengan Luna Lovegood, Dean Thomas, Ollivander si pembuat tongkat sihir, dan goblin Griphook. Ketika menemukan pedang Gryffindor di antara milik mereka, Bellatrix Lestrange mencurigai bahwa mereka telah mencuri masuk ke tempat penyimpanan miliknya di Bank Gringott. Bellatrix menyiksa Hermione untuk mendapatkan informasi. Dobby berapparate ke penjara bawah tanah tempat mereka semua disekap dan menyelamatkan mereka. Petter Pettigrew turun ke bawah tanah untuk menyelidiki kegaduhan dan mencekik Harry, yang mengingatkan bahwa Pettigrew berhutang nyawa kepadanya.[HP3] Cengkeraman Pettigrew melemah, tangan peraknya terlepas dan mencekik tuannya sendiri sampai mati sebagai balasan hutang nyawa itu. Harry dan Ron berlarian menaiki tangga untuk menyelamatkan Hermione. Ron melucuti Bellatrix sementara Harry mengalahkan dan mengambil tongkat sihir Draco. Dobby muncul kembali dan mereka berempat berapparate ke rumah Bill dan Fleur Weasley. Sesaat sebelum mereka menghilang, Bellatrix melemparkan pisau dan secara fatal menembus tubuh Dobby.
Di kediaman Bill, Ollivander membenarkan akan keberadaan Tongkat Elder itu. Ia juga mengungkapkan bahwa sebuah tongkat sihir dapat memilih untuk berganti ke tuan yang baru jika pemiliknya dikalahkan atau dilucuti. Tindakan Bellatrix meyakinkan ketiga sahabat itu bahwa ada Horcrux lain yang disembunyikan di lemari besi Lestrange. Dengan bantuan Griphook, mereka memasuki Gringotts dan berhasil mengambil Horcrux yang lainnya, Piala Helga Hufflepuff. Griphook mencuri pedang Gryffindor, karena menganggap bahwa pedang itu sesungguhnya adalah milik kaum Goblin, dan ketiga sahabat berhasil melarikan Horcrux Piala itu. Dengan kejadian ini, Voldemort, yang berhasil mencuri Tongkat Elder dari makam Dumbledore, menyadari sepenuhnya bahwa Harry Potter dan sahabat-sahabatnya sedang mencari dan menghancurkan Horcrux-Horcruxnya. Secara tidak sengaja, pikiran Harry terhubung dengan pikiran Voldemort yang mengungkapkan bahwa ada satu lagi Horcrux yang disembunyikan di Hogwarts. Harry segera menyadari bahwa Horcrux di Hogwarts ini adalah Mahkota Rowena Ravenclaw.

[sunting] Pertempuran Hogwarts

Di Hogsmeade, Aberforth Dumbledore membantu Harry, Ron, dan Hermione untuk menyelinap masuk ke Hogwarts. Harry memperingatkan para staf pengajar Hogwarts bahwa Voldemort akan segera datang menyerbu. Orde Phoenix, Laskar Dombledore, para pelajar, dan banyak alumni Hogwarts tiba di sana ketika para pengikut Voldemort tiba menyerang. Pertempuran ini memakan banyak korban, di antaranya adalah Fred Weasley, Remus Lupin, Nymphadora Tonks, dan Colin Creevey. Sementara Harry mencari Horcrux Mahkota itu, Ron dan Hermione memasuki Kamar Rahasia untuk mengambil taring ular Basilisk yang dahulu dibunuh oleh Harry.[HP2] Hermione menggunakan taring itu untuk menghancurkan Horcrux Piala Hufflepuff. Dalam pencarian itu, Harry kemudian teringat bahwa ia pernah melihat Mahkota itu di Kamar Kebutuhan. Di kamar itu, ketiganya diserang oleh Malfoy, Crabbe, dan Goyle. Crabbe mempergunakan mantera Fiendfyre yang sangat kuat yang malah membunuh dirinya sendiri dan juga menghancurkan mahkota itu.
Pikiran Harry terhubung dengan pikiran Voldemort kembali, dan ketiganya segera pergi ke Shrieking Shack. Mereka mendengar Voldemort memberitahu Snape bahwa Tongkat Elder tidak dapat digunakannya dengan baik dikarenakan Snape telah menjadi tuan atas Tongkat itu setelah Snape membunuh pemilik Tongkat itu sebelumnya, Albus Dumbledore.[HP6] Voldemort yakin bahwa dengan membunuh Snape maka Tongkat itu akan menjadi miliknya seutuhnya. Ia menyuruh Nagini untuk membunuh Snape, kemudian pergi ke Hogwarts. Ketika Snape sedang jatuh sekarat, ia memberikan Harry memorinya. Memori ini kemudian mengungkapkan bahwa Snape, sekalipun tidak sepenuhnya baik, adalah orang yang setia kepada Dumbledore, didorong oleh cinta seumur hidupnya kepada ibu Harry, Lily Potter. Dumbledore, yang hidupnya sudah tidak lama lagi akibat kutukan yang mengenainya dari Horcrux Cincin Gaunt, telah menyuruh Snape untuk membunuh Dumbledore bila perlu, untuk melindungi peranan Snape dalam Orde Phoenix dan juga untuk menggantikan Draco Malfoy yang ditugasi Voldemort untuk membunuh kepala sekolahnya. Adalah Snape juga yang mengirimkan Patronus Rusa betina yang mengantar Harry ke pedang Gryffindor. Memori itu juga mengungkapkan bahwa Harry sendiri adalah Horcrux — Voldemort tidak akan dapat dibunuh selama Harry masih hidup.
Pasrah akan nasibnya, Harry pergi seorang diri ke Hutan Terlarang di mana Voldemort telah menunggu. Dalam perjalan itu, Harry menemukan petunjuk dari Snitch, yang membuka dan di dalamnya terdapat Batu Kebangkitan. Harry memanggil arwah dari orang tuanya, Sirius Black dan Remus Lupin, yang menenangkan dan menemaninya ke tempat Voldemort. Ia kemudian membiarkan kutukan Voldemort, Avada Kedavra, mengenai dirinya. Harry terbangun di suatu tempat seperti di dunia lain dan tidak yakin apakah ia masih hidup atau sudah mati. Albus Dumbledore muncul dan menjelaskan bahwa bagian jiwa Voldemort yang berada di dalam diri Harry telah dihancurkan oleh kutukan pembunuh itu. Ia menjelaskan juga bahwa seperti Voldemort tidak dapat dibunuh sementara bagian jiwanya masih tersisa, maka Harry juga tidak dapat dibunuh sementara darahnya masih mengalir di tubuh Voldemort. Harry, yang berhasil "mengalahkan maut" dengan menyatukan ketiga Relikui Kematian, mendapat pilihan untuk "meninggalkan dunia" atau kembali hidup di dunia.
Harry memilih hidup kembali, tapi ia berpura-pura telah tewas. Voldemort menyuruh Hagrid untuk membawa Harry ke Hogwarts sebagai tanda kemenangan. Ketika pertempuran memanas kembali, Harry memakai Jubah Gaib. Neville menarik pedang Gryffindor dari Topi Seleksi dan berhasil memenggal kepala Nagini, menghancurkan Horcrux terakhir. Penduduk desa Hogsmeade, para Centaurus dari hutan, dan para peri rumah Hogwarts ikut dalam pertempuran melawan para Pelahap Maut, yang mulai berbalik kalah unggul dalam jumlah. Di dalam kastil, McGonagall, Kingsley, dan Slughorn berduel melawan Voldemort; sementara Ginny, Hermione, dan Luna melawan Bellatrix Lestrange. Ketika sebuah kutukan pembunuh hampir mengenai Ginny, Molly Weasley terjun ke pertempuran, mendorong para gadis menjauh, dan dengan sengit bertempur dengan Bellatrix. Ia berhasil membunuh Bellatrix dengan manteranya. Harry menampakkan dirinya kembali dan menantang Voldemort. Harry berhasil menyimpulkan bahwa Voldemort bukanlah pemilik sejati dari Tongkat Elder. Ketika Draco Malfoy melucuti Dumbledore di Menara Astronomi, Draco tanpa sadar telah menjadi pemilik Tongkat Elder; dan ketika Harry belakangan merebut tongkat Draco setelah mengalahkannya, ia sendiri menjadi pemilik baru yang sejati dari Tongkat Elder. Voldemort melemparkan Kutukan Pembunuh kepada Harry yang dilawan Harry dengan Mantera Pelucutan Senjata; namun Tongkat Elder melindungi tuannya sehingga kutukan Voldemort memantul dan berbalik membunuh Voldemort sendiri.
Setelah pertempuran berakhir, Harry mendatangi lukisan Dumbledore. Ia memberitahu bahwa ia akan menyimpan Jubah Gaib itu, tapi untuk mencegah ketiga Relikui Kematian itu bersatu kembali, Batu Kebangkitan akan dibiarkan di tempat ia terjatuh di Hutan Terlarang, dan Tongkat Elder akan dikembalikan ke makam Dumbledore. Jika Harry kelak meninggal tanpa terkalahkan, maka kekuatan Tongkat Elder akan padam seiring dengan kematiannya. Lukisan Dumbledore menganggukkan persetujuannya. Sebelum menempatkan Tongkat Elder kembali ke makam itu, Harry mempergunakannya untuk memperbaiki tongkat sihirnya sendiri yang patah, karena Harry merasa lebih nyaman menggunakan tongkat miliknya sendiri.
sumber:http://id.wikipedia.org/wiki/Harry_Potter_dan_Relikui_Kematian

Selasa, 23 November 2010

Say Hai

ini adalah Blog pertama saya, atau saya masih rookie di dunia bloging.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger