





Daftar pustaka
Tips cari uang dengan prospek bagus
15 tahun yang lalu
04.14
Andriawan Blog
MENGKAJI SEJARAH DAN ASAL USUL HALLOWEEN
ARTIKEL ILMIAH
DISUSUN OLEH :NAMA : HELMI RIZKI ANDRIAWANNIM : 10211141028/1R

FAKULTAS BAHASA DAN SENI UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA2010
“Artikel ini adalah tulisan saya sendiri dan tidak menjiplak milik orang lain”
LATAR BELAKANG
Kebudayaan tidak pernah terlepas dari peradaban suatu bangsa. Dan setiap bangsa pastilah mempunyai Budaya sendiri sendiri. Seperti di Negara kita ini yang mempunyai beragam kebudayaan yang berbeda. Dan kita patut bersyukur kepada Tuhan, dan sekaligus berupaya melestarikan kebudayaan yang telah menjadi bagian hidup kita.Ada pula Negara yang memiliki kebudayaan yang sama seperti Halloween yang ada di Negara barat seperti Amerika serikat, inggris, kanada, dan bayak lainnya. Dan mereka selalu merayaakannya setiap tahun, dari yang muda sampai yang tua. Dibanyak Negara banyak budaya yang teleh terlupakan. Hal ini disebabkan oleh generasi muda yang terbuai oleh kemajuan jaman dan melupakan kebudayaan mereka. Oleh sebab itu kita harus melestarikan kebudayaan yang kita punya.
Yogyakarta, 15 desember 2010 Penulis,
HELMI RIZKI ANDRIAWAN NIM. 10211141028/1R
DAFTAR ISI
LATAR BELAKANG . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .DAFTAR ISI . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . MENGKAJI SEJARAH DAN ASAL USUL HALLOWEEN . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . A. Pendahuluan . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . .. . . . . . . . . . . B. Sejarah dan asal usul Halloween. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . C. Simbol Halloween . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .D. Perayaan Halloween di Amerika Serikat . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
DAFTAR PUSTAKA . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
MENGKAJI SEJARAH DAN ASAL USUL HALLOWEENA. PendahuluanMakalah ini mengangkat judul tentang “MENGKAJI SEJARAH DAN ASAL USUL HALLOWEEN”. Hal ini didasarkan pada fakta bahwa masyarakat awam berpikir tentang Amerika serikat ketika mendengar kata Halloween. Padahal perayaan Halloween tidak hanya dirayakan di Amerika saja, karena Banyak Negara lain juga merayakan Halloween. Dan faktanya Halloween bukanlah berasal dari Negara Amerika serikat.Menurut sejarah Halloween tidak berasal dari Amerika serikat, melainkan dari Irlandia yang dibawa oleh para imigran dari luar Amerika Serikat. Hal ini disebabkan karena dahulu penduduk Amerika Serikat berasal dari koloni Inggris dan banyak suku bangsa lain yang ikut bermigrasi ke Amerika. Halloween dirayakan setiap tanggal 31 oktober, dimana anak anak kecil akan mengenakan pakaian yang seram dan mereka akan berkeliling dari pintu ke pintu untuk meminta permenatau coklat. Dan mereka akan mengatakan “trick or treat” ucapan tersebut adalah semacam “ancaman” yang berarti beri kami permen atau kami jahili.Dengan selesainya makalah ini, kami ucapkan terima kasih kepada bayak pihak yang telah memberikan banyak kontribusi sehingga makalah ini dapat terselesaikan. Dan sya berharap makalah ini dapat bermanfaat.
B. Sejarah dan asal usul Halloween
Halloween yang juga dikenal dengan samhain, summer’s end, All hallow’s eve, malam penyihir, lamswool, dan malam snap apple, adalah salah satu hari liburan tertua di dunia. Berakar dari kepercayaan pagan kuno dan festifal Kristen yang merayakan hubungan antara siklus musiman dankehidupan.
asal-usul Halloween berasal dari festifal kuno bangsa celtic. Bangsa Celtic, yang hidup 2.000 tahun lalu di daerah yang sekarang adalah Irlandia, Inggris, dan Perancis utara, merayakan tahun baru mereka tepat pada tanggal 1 November. Hari itu menandai akhir musim panas, musim panen, dan awal musim dingin yang gelap dan dingin, waktu yang sering dikaitkan dengan kematian manusia. Bangsa Celtic percaya bahwa pada malam sebelum tahun baru mereka, batas antara dunia hidup dan mati menjadi kabur. Pada malam tanggal 31 Oktober mereka merayakan festifal Samhain, yang mana orang Celtic yakin bahwa hantu orang telah mati kembali ke bumi. Selain menyebabkan gangguan dan merusak tanaman, bangsa Celtic berpikir bahwa kehadiran roh-roh dunia lain mempermudah bagi Druid atau imam bangsa Celtic , untuk membuat prediksi atau ramalan tentang masa depan. Bagi orang orang yang sepenuhnya bergantung kepada alam, ramalan tersebut menjadi pegangan selama musim dingin yang gelap dan panjang.Untuk memperingati acara tersebut Druid (imam bangsa celtic) membuat api unggun suci besar, dimana orang orang akan berkumpul untuk membakar tanaman dan binatang untuk dukorbankan kepada dewa mereka.Selama perayaan, orang orang bangsa Celtic mengenakan kostum yang biasanya terbuat dari kepala dan kulit binatang, dan mencoba keberuntungan mereka di perayaan ini. Ketika perayaan telah usai, orang orang celtic akan menyalakan kembali api unggun untuk melindungi mereka selama musim dingin.Pada tahun 43 masehi bangsa Roma telah menaklukkan sebagian besar daerah yang dihuni bangsa celtic . dalam perjalanan 400 tahun memerintah daerah bangsa celtic, bangsa romawi telah menggabungkan dua festival asal romawi dengan perayaan samhain.Yang pertama adalah feralia, hari terakhir di bulan oktober ketika bangsa Roma memperingati orang orang yang telah meninggal. Yang kedua adalah hari untuk memperingati Pomona, dewi orang orang Roma. Symbol Pomona adalah buah apel, dan penggabungan dengan perayaan samhain mungkin dapat menjelaskan tradisi yang dilaksanakan sampai saat ini di hari raya Halloween.Pada tahun 800-an pengaruh Kristen telah menyebar ke tanah Celtic. Pada abad ketujuh Paus Bonafasius IV menetapkan 1 November sebagai ALL SAINT DAY ( hari raya orang kudus), hari untuk memperingati orang suci dan martir. Halloween masuk ke Amerika saat imigran eropa mulai pindah ke Amerika. Mereka membawa kebiasaan mereka yaitu Halloween. Tapi karena sitem kepercayaan Kristen protestan yang sangat kaku, maka perayaan Halloween sangat terbatas di masa colonial.Hal ini juga terjadi di Maryland dan koloni selatan. Sebagaimana kepercayaan dan kebudayaan etnik eropa dan Indian Amerika menyatu dan mulai membentuk tradisi Halloween yang baru.Pada abad kesembilan belas, Amerika dibanjiri oleh imigran baru. Para imigran baru, terutama jutaan orang Irlandia melarikan diri dari kelaparan di Irlandia tahun 1846, membantu mempopulerkan perayaan Halloween nasional. Mengambil dari tradisi Irlandia dan Inggris, orang orang Amerika mulai memakai kostum dan pergi berkeliling dari rumah ke rumah untuk meminta makanan atau uang. sebuah praktek yang akhirnya menjadi tradisi sampai hari ini "trick or treat" dan jika pemilik rumah tidak memberikan permen atau coklat anak anak akan menjahilinya. Para gadis percaya bahwa, pada Halloween, mereka bisa memprediksi nama atau gambaran dari calon suami mereka dengan melakukan trik dengan benang, reja apel, atau cermin. Pada akhir abad 1800-an terjadi gerakan dimana masyarakat meminta Halloween untuk dijadikan hari libur nasional dibandingkan hanya sebagai perayaan suatu komunitas semata. Dan akhirnya perayaan Halloween di rayakan sampai saat ini. Halloween tidak hanya dirayakan masyarakat Amerika serikat saja. Banyak Negara lain juga merayakan Halloween seperti Inggris, kanada, spanyol, dll. Hal ini disebabkan karena Halloween sangat erat dengan Agama nasrani yang tersebar di dunia.C. Simbol symbol HalloweenSimbol Halloween yang telah dikenal secara universal adalah Labu yang diukir membentuk wajah menyeramkan yang disebut jack-o’- lantern. Di dalamnya diletakkan lilin atau lampu sehingga akan terlihat sangat menyeramkan jika berada di temat yang gelap.
Menurut cerita yang berkembang Jack-o-lantern berasal dari cerita seorang pria bernama stingy Jack. Menurut cerita yang berkembang stingy Jack mengundang Setan untuk diajak minum. Tapi sesuai dengan namanya stingy jack tidak mau membayar minumannya, jadi dia meyakinkan sang Setan untuk mengubah dirinya menjadi koin sehingga dia bisa membayar.Setelah Sang Setan melakukan permintaannya, Jack memutuskan untuk menyimpan koin itu di dompetnya dan menaruh koin itu di samping salib, yang mencegah sang Setan untuk berubah kembali menjadi bentuk semulanya. Akhirnya Jack membebaskan Sang Setan dengan syarat sang setan tidak boleh mengganggu Jack dan saat Jack mati Sang Setan tidak boleh memiliki jiwanya. Dan beberapa kali pula Jack menipu sang Setan setelah itu.Saat Jack meninggal, Tuhan tidak mengizinkannya masuk surga dan sang Setan sangat sedih karena tidak bias mengambil jiwanya ke neraka karena janjinya. Jadi sang setan mengirim jack ke dalam malam yang sangat gelap dan dia hanya dibekali dengan batu bara yang membara. Jadi jack menaruh batu bara tadi di dalam labu dan mengelilingi malam sampai sekarang. Di Amerika serikat Labu- labu tadi biasanya diletakkan di depan pintu rumah setelah hari menjadi gelap. Tradisi mengukir Labu sehingga menyerupai wajah yang enyeramkan ini berawal dari Amerika bagian utara yang mana daerah tersebut banyak menghasilkan labu-labu yang berukuran besar.Simbol simbol Halloween menggambarkan keadaan alam pada saat musim gugur. Termasuk labu hasil panen dan scare crow ( orang-orangan sawah) yang menjaga hasil panen dari hama burung. Selain itu symbol symbol Halloween sangat lekat dengan kematian, keajaiban, monster, setan, dan karakter hasil ciptaan Hollywood dan perancang grafis. Karakter karakter yang paling sering dikaitkan dengan hari raya Halloween adalah setan dan iblis dari kebudayaan barat, manusia labu, penyihir kelelawar, burung hantu, goblin, mumi, manusia tengkorak, manusia serigala (warewolf), kucing hitam dll.
Simbol Halloween yang lainnya adalah kelelawar. Karena memang hewan ini sangat identik dengan dunia mistik.
Kucing juga sangat lekat dengan Halloween karena sangat misterius, mengendap di dalam kegelapan tanpa bantuan cahaya sama sekali. Banyak orang percaya bahwa kucing adalah jembatan antara dunia kita dengan dunia lain.
Penyihir juga sangat identik dengan Halloween dan hampir pasti selalu menjadi bagian penting dalam perayaan Halloween.
D. Perayaan halloween di AmerikaBagi anak-anak di Amerika, Halloween berarti kesempatan memakai kostum Halloween dan mendapatkan permen, sedangkan bagi orang dewasa adalah kesempatan berpesta kostum. Bagi pedagang eceran di Amerika, Halloween berada di urutan kedua di bawah hari Natal sebagai perayaan yang paling yang menguntungkan. Karena pada saat Halloween banyak warga yang membutuhkan barangSejarah topeng dan kostum Halloween sebelum tahun 1900 di Amerika atau di tempat lain masih sedikit yang diketahui karena keterbatasan sumber primer. Kostum Halloween yang diproduksi massal belum terlihat di toko-toko hingga tahun 1950-an, walaupun topeng Halloween sudah ada lebih dulu. Belakangan perayaan Halloween di amerika banyak memunculkan kostum-kostum baru setiap tahunnya. Hal ini di sebabkan seiring perkembangan zaman yang sangat pesat. Di tahun 2005, asosiasi produsen permen Amerika melaporkan 80% orang dewasa berencana membagi-bagikan permen kepada anak-anak yang datang, sedangkan 93% anak-anak ingin berkeliling dari pintu ke pintu rumah tetangga di malam Halloween.Kota Anoka di negara bagian Minnesota mengklaim diri sebagai "ibu kota Halloween" dan merayakannya dengan pawai besar-besaran. Kota Salem di Massachusetts yang terkenal dengan legenda tukang sihir dari Salem biasanya didatangi lebih banyak wisatawan menjelang perayaan Halloween.Kota New York mengadakan pawai perayaan Halloween terbesar di Amerika Serikat yang disebut The Village Halloween Parade. Pawai yang dirintis pembuat topeng di Greenwich Village New York sekarang menarik perhatian 50 ribu peserta berkostum dan ditonton oleh 4 juta pemirsa televisi.Perayaan Halloween setiap tahun semakin menarik pada perkembangannya sampai sekarang.
Daftar pustaka
· Diane C. Arkins, Halloween: Romantic Art and Customs of Yesteryear, Pelican Publishing Company (2000). 96 p. ISBN 1-56554-712-8· Diane C. Arkins, Halloween Merrymaking: An Illustrated Celebration Of Fun, Food, And Frolics From Halloweens Past, Pelican Publishing Company (2004). 112 p. ISBN 1-58980-113-X· Phyllis Galembo, Dressed for Thrills: 100 Years of Halloween Costumes and Masquerade, Harry N. Abrams, Inc. (2002). 128 p. ISBN 0-8109-3291-1· Ronald Hutton, Stations of the Sun: A History of the Ritual Year in Britain, Oxford Paperbacks (2001). 560 p. ISBN 0-19-285448-8· Jean Markale, The Pagan Mysteries of Halloween: Celebrating the Dark Half of the Year (translation of Halloween, histoire et traditions), Inner Traditions (2001). 160 p. ISBN 0-89281-900-6· Lisa Morton, The Halloween Encyclopedia, McFarland & Company (2003). 240 p. ISBN 0-7864-1524-X· Nicholas Rogers, Halloween: From Pagan Ritual to Party Night, Oxford University Press (2002). 198 p. ISBN 0-19-514691-3· Jack Santino (ed.), Halloween and Other Festivals of Death and Life, University of Tennessee Press (1994). 280 p. ISBN 0-87049-813-4· David J. Skal, Death Makes A Holiday: A Cultural History of Halloween, Bloomsbury USA (2003). 224 p. ISBN 1-58234-305-5· Ben Truwe, The Halloween Catalog Collection. Portland, Oregon: Talky Tina Press (2003). ISBN 0-9703448-5-6


0 komentar:
Posting Komentar